Cekskor

Ronaldo Sangkal Gelapkan Pajak Rp220,2 Miliar

Cekskor.com - Otorita pajak Spanyol terus mengejar pesepakbola yang mereka duga melakukan penggelapan pajak di wilayah mereka. Setelah Lionel Messi dan Neymar, kini giliran Cristiano Ronaldo yang diincar. 

Jaksa penuntut di Spanyol telah mengajukan tuntutan hukum terhadap Ronaldo terkait dugaan penggelapan pajak senilai 13 juta poundsterling atau sekitar Rp220,2 miliar. Pemain terbaik dunia empat kali ini dituduh tak membayarkan pajak dari pemasukan penjualan hak citranya di antara 2011 hingga 2014. 

Detailnya, 1,23 juta poundsterling (Rp20,8 miliar) pada 2011, 1,49 juta poundsterling (Rp24,2 miliar) pada 2012, 2,81 juta poundsterling (Rp47,6 miliar) pada 2013, dan 7,47 juta poundsterling (Rp126,6 miliar) pada 2014. 

Ini juga mencakup kegagalan dalam kebersediaan untuk melaporkan kewajiban pajaknya di Spanyol. Ronaldo dituduh telah melakukan empat pelanggaran pajak berdasarkan sebuah laporan dari agensi pajak Spanyol. 

Menurut jaksa penuntut, ketika Ronaldo menandatangani kontrak dengan Real Madrid pada 2008, ia menyerahkan hal citranya kepada sebuah perusahaan bernama Tollin Associates Ltd yang berdomisili di British Virgin Island. Ronaldo menjadi satu-satunya pemegang saham di sana. 

Kemudian Tollin Associates menyerahkan hak citra Ronaldo kepada sebuah perusahaan di Irlandia bernama Multisports&Images Management Ltd yang bertanggung jawab untuk mengatur hak citra Ronaldo. Tollin Associates sendiri tak punya aktivitas bisnis. 

"Menyerahkan hal citra kepada (Tollin Associates) benar-benar tak perlu dan satu-satunya tujuannya adalah membuat sebuah tirai untuk menyembunyikan keseluruhan pemasukan hak citra Ronaldo dari otorita pajak Spanyol," bunyi sebuah pernyataan. 

Jaksa penuntut telah mengajukan tuntutan hukum terhadap Ronaldo pada Selasa ke sebuah pengadilan di distrik Madrid, Pozuelo de Alarcon. 

Meski begitu, Ronaldo melalui perwakilannya telah mengajukan penyangkalan terhadap semua yang dituduhkan kepadanya.

"Tak ada skema penghindaran pajak ... Tak pernah ada penyembunyian atau pun maksud untuk menyembunyikan," bunyi pernyataan dari Gestifute, agensi yang mewakili Ronaldo, Selasa (13/6). 

Untuk memperkuat penyangkalan mereka, Gestifute akan mengeluarkan dokumen-dokumen yang membuktikan bahwa Ronaldo tak membuat sebuah struktur yang dtelah dituduhkan dan tetap menggunakan firma-firma yang telah dimilikinya sejak ia bermain di Manchester United yang telah diketahui oleh otorita Inggris dan Spanyol. 

Gestifute malah menduga ada kesalahpahaman antara otorita pajak Inggris dan Spanyol terkait sistem perpajakan di kedua negara tersebut yang bisa merugikan klien mereka. 

(CS/Indra)




Berita Terkait