Cekskor

Inilah 5 Pertanyaan Seputar Financial Fair Play

Cekskor.com – Transfer Neymar Junior dari Barcelona ke Paris Saint Germain menjadi berita yang menghebohkan. Pasalnya, nilai transfer pemain asal Brasil itu sangat fantastis 222 juta euro (Rp 3,4 triliun).

Nilai tersebut membuat banyak orang bertanya-tanya bagaimana PSG bisa menghabiskan uang sebanyak itu tanpa melanggar aturan Financial Fair Play yang diterapkan UEFA untuk mencegah klub-klub kaya belanja gila-gilaan di bursa transfer. Berikut ini penjelasan seputar Financial Fair Play:

Kapan Financial Fair Play Diberlakukan?

Sejak 2013 Panel Kontrol Finansial Klub menganalisis data ekonomi klub-klub yang ambil bagian di kompetisi Eropa dalam tiga musim terakhir sejak musim 2014/15.

Berapa Batas Selisih antara Pengeluaran dan Pemasukan?

Setiap klub diperbolehkan mengeluarkan hingga 5 juta euro lebih banyak daripada pemasukan mereka selama periode tiga tahun. Tapi, mereka diperbolehkan melampaui batas itu jika ada pembayaran langsung dari pemili klub atas lembaga lainnya yang terkait dengan klub itu untuk mencegah pembengkakan utang.

Batas tertingginya adalah 30 juta euro. Jadi, klub-klub yang sudah mengeluarkan banyak uang seperti PSG harus menjual beberapa pemain untuk menyeimbangkan pembukuan dan menghindari sanksi UEFA. Investasi untuk stadion dan akademi adalah hal berbeda.

Tahapan Sanksi

a) Pemberitahuan.

b) Peringatan.

c) Denda.

d) Pengurangan poin.

e) Pembekuan pendapatan dari kompetisi UEFA.

f) Larangan mendaftarkan pemain baru di kompetisi UEFA.

g) Pembatasan jumlah pemain yang bisa didaftarkan di kompetisi UEFA termasuk pembatasan pengeluaran total untuk pembayaran gaji pemain yang didaftarkan untuk kompetisi UEFA.

h) Diskualifikasi dari kompetisi yang tengah diikuti atau yang akan diikuti.

i) Pencabutan gelar atau trofi.

Bolehkan Pemilik Klub Menginvestasikan Semua Uangnya?

Jika pemilik klub berinvestasi melalui lewat sponsor maka UEFA akan melakukan investigasi dan jika diperlukan mereka akan mengkonversi jumlah uang yang dinvestasikan lewat sponsor sebagai investasi langsung.

Dalam aturan saat ini setiap lembaga yang berkaitan dengan pemiliki klub dan memberikan 30 persen dari total pemasukan klub, masih dipandang sah.

Apa yang Dilakukan UEFA Saat Ini?

UEFA akan mempelajari situasu PSG di akhir bursa transfer musim panas ini. (CS/Rizal)




Berita Terkait