Cekskor

Gara-Gara Foto Messi, Aktivis Demokrasi di Hong Kong Diculik dan Disiksa

Cekskor.com – Seorang aktivis demokrasi di Hong Kong mengaku dirinya jadi korban penculikan dan penyiksaan agen rahasia Cina. Jumat (11/8), aktivis bernama Howard Lam itu menunjukkan kepada para wartawan bukt-bukti siksaan yang dialaminya. Di antaranya adalah kedua pahanya yang ditusuk dengan staples. 

Lantas apa motif dari penculikan dan penyiksaan tersebut? Mennurut Lam, dirinya diperingatkan oleh para penculiknya agar tidak mengirimkan foto Lionel Messi yang ditandatangani langsung oleh pemain Barcelona itu, kepada Liu Xia yang merupakan janda dari mendiang Liu Xiaobo, pemenang hadiah Nobel perdamaian yang tewas saat berada dalam tahanan.

Liu Xiaobo memang dikenal sebagai penggemar sepakbola dan pengagum Messi. Sebelum meninggalkan karena kanker pada 13 Juli lalu, Lam menulis surat kepada Barcelona meminta dikirimkan foto Messi plus tandatangannya. Ia bermaksud memberikan foto itu kepada Liu yang ada dalam tahanan sebagai hiburan baginya. 

Tapi, foto itu datang terlambat karena Liu Xiaobo keburu meninggal dunia. Lam pun memutuskan untuk memberikan foto itu kepada Liu Xia, janda mendiang yang keberadaannya tidak diketahui sejak kematian suaminya. Rumah Liu Xia di Beijing kini berada dalam pengawasan petugas keamanan.

Awal pekan ini, Lam mengaku menerima telepon dari seseorang di Cina daratan yang memperingatkan agar dirinya tidak memberikan foto itu kepada Liu Xia. Kemudian, Kamis lalu, sekelompok pria tak dikenal menyergapnya di sebuah jalan yang ramai.

"Tuan Lam, kami ingin bicara dengan Anda," kata salah seorang dari mereka sebelum menyeret Lam ke dalam mobil di mana ia mencium sesuatu hingga tak sadarkan diri. Lam terbangun karena merasakan sakit saat pahanya ditusuk dengan staples dan ia dalam keadaan terikat dengan mata tertutup. 

Para penculiknya berbicara dengan Mandarin Kanton, aksen yang tidak banyak dipakai di Hong Kong. Ia diinterogasi mengenai foto itu dan keberadaan Liu Xia. 

"Kamu tahu di mana Liu Xia?" tanya mereka. "Kenapa kamu bikin masalah?" begitu pertanyaan yang mereka ulang sambil memukuli perut Lam, "Kamu orang Kristen bukan? Jadi, ini salib buat kamu," kata mereka sambil menusukkan staples membentu hurup X di paha Lam. (CS/rizal)




Berita Terkait