Cekskor

Hanafi Kecewa Dengan Pemain Asing

 

Cekskor.com -  Persegres Gresik United kembali harus menelan malu di kandang sendiri dalam lanjutan Liga 1 2017. Pasukan Hanafi takluk dengan skor telak 5-0 dari Bhayangkara FC di Stadion Petrokimia, Gresik.

Skuat Bhayangkara berpesta ke gawang Gresik United melalui gol yang dilesakkan oleh Ilija Spasojevic pada menit kesembilan, Guy Junior pada menit ke-12, Paulo Sergio (19'), Ilham Udin Armaiyn (57'), serta penalti yang dieksekusi dengan baik oleh Otavio Dutra (77').

"Babak pertama kami nggak tahu, tiba-tiba sudah terjadi gol dengan cepat.  Itu permasalahannya apa, kami sendiri nggak tahu. Tapi permainan anak-anak di babak kedua, baru bisa berkembang," ujar Hanafi, pelatih Persegres Gresik United.

Meski diperkuat oleh dua pemain asing baru Sasa Zecevic dan Yusuke Kato, plus April Hadi dan Yulius Mauloko di sektor pemain lokal, pada kenyataannya performa Gresik United belum membaik. Terlebih dalam laga tersebut, Kato yang melakoni pertandingan debutnya harus ditarik keluar pada menit ke-31 untuk digantikan oleh Jusmadi.

"Pemainan Kato mengecewakan, saya hitung itu tidak dapat bola dan cuma lari saja. Tapi baru ada pergantian Jusmadi, kita baru bisa menahan (Bhayangkara). Tadi juga ditekan terus, yang akhirnya terjadi tiga gol dengan mudah. Saya lihat, permainan Kato juga belum menyatu dengan tim," jelasnya.

"Sementara Sasa, harus banyak komunikasi lagi. Sebab kemarin datang dari Bandung nggak latihan, dan hanya latihan sekali saat coba lapangan, ini jelas masalah besar," lanjut Hanafi.

Selain masuknya Jusmadi, Arsyad Yusgiantoro yang baru dimasukkan di pertengahan babak kedua, juga terbukti sempat menyulitkan permainan Bhayangkara. Hanafi menyatakan, bila tidak memainkan Arsyad sejak menit pertama, karena kebijakan rotasi pemain yang dilakukan kepada tim asuhannya.

Sementara itu, Yulius menambahkan, dirinya dan para pemain Gresik United yang lain sebenarnya sudah berusaha keras dalam pertandingan tersebut. Hanya saja, hasil maksimal belum mampu dipersembahkan.

"Sepakbola adalah pemainan tim, dan kami sudah berusaha. Ini tentu menjadi bahan pembelajaran buat kami agar ke depan bisa lebih baik lagi," kata Yulius.

(CS/Das)




Berita Terkait