Cekskor

Mitra Kukar Waspadai Trio Persipura

 

Cekskor-com - Persipura Jayapura punya kelebihan khusus, lantaran skuad "Mutiara Hitam" itu mempunyai talenta plus ketimbang pemain-pemain lainnya. Itu sebab, Mitra Kkar bala memberikan perhatian esktra agar kekalahan pada putaran pertama tidak terulang kembali di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kaltim, Jumat (13/10).

Pada pertemuan putaran pertama di Jayapura, tim "Naga Mekes" kemasukan enam gol tanpa balas. Peristiwa yang sulit dilupakan pemain.

Namun dari sejumlah pemain Persipura, pelatih Mitra Kukar, Yudi Suryata, memberi perhatian khusus kepada trio ABF Mutiara Hitam, yakni Addison Alves, Boaz Solossa, dan Ferinando Pahabol. Ketiganya dinilai jadi kunci sekaligus motor serangan Persipura.

"Ketiga pemain itu punya kecepatan dan ketajaman di lini depan. Kami harus ekstra hati-hati jangan sampai kecolongan karena bisa jadi masalah," ujar Yudi Suryata.

Bicara statistik, trio penyerang itu memang tampil apik sejauh ini. Addison jadi top skorer sementara Persipura dengan torehan 13 gol dan masuk jajaran lima besar pencetak gol terbanyak sementara di Liga 1.

Meski paceklik gol, Boaz tetap jadi pemain yang diandalkan dengan donasi enam gol sejauh ini. Selain itu, striker berusia 31 tahun tersebut jadi terbanyak pemasok umpan matang dengan torehan sembilan assist.

Sementara Pahabol dengan kecepatan dan kelincahan jadi senjata mematikan lain yang dimiliki Persipura. Total pemain bernomor punggung 17 itu sudah menceploskan lima gol plus tambahan lima assist.

"Meski Boaz dan Addison secara usia sudah tidak muda, keduanya mampu tampil konsisten baik soal kecepatan dan juga daya tahan," ujar Yudi.

Disebutkan, walau Ferinando Pahabol absen, bukan berarti kinerjanya bakal berkurang. Pasalnya, Persipura masih stok pemain bagus

Mantan pelatih Persis Solo itu terus membenahi kekurangan yang terjadi di sektor belakang Mitra. Menurutnya, beberapa kali pemain salah mengambil keputusan yang berakibat fatal. Sistem penjagaan pemain lawan disebut Yudi masih terkesan longgar dan mudah kecolongan.

"Masih terjadi kesalahan-kesalahan yang tidak perlu sehingga jadi blunder yang bisa dimaksimalkan lawan. Faktor komunikasi antarpemain juga jadi perhatian khusus Mitra," tutur Yudi.

(CS/Das)




Berita Terkait