Lorenzo tak Panik Meski di Posisi ke-22
19-Februari-2018
Jorge Lorenzo (Ducati Team) --FOTO: Ducati Team.
MOTO GP
Jorge Lorenzo tak khawatir dengan hasil pada hari terakhir tes pramusim MotoGP di Sirkuit Buriram International, Thailand.

Cekskor.com - Jorge Lorenzo masih terlibat dalam negosiasi untuk memperpanjang kontraknya di Ducati Team. Konon, Por Fuera harus rela nominal gajinya dipangkas bila masih ingin berada di pabrikan Italia tersebut pada 2019.

Mirisnya, di saat negosiasi masih belum menemukan titik terang, Lorenzo tampil buruk di lintasan. Pada kombinasi waktu tes pramusim MotoGP di Sirkuit Buriram International, Thailand, Jumat-Minggu (16-18/2), Lorenzo menempati posisi ke-16 overall. 

Mantan pembalap Yamaha ini mencatat waktu terbaik 1 menit 30,729 detik pada hari II. Namun, performa pada hari III atau terakhir Lorenzo sangat jeblok. Ia cuma menoreh 1 menit 31,627 detik yang membuatnya berada di posisi ke-22 atau terpaut 1,846 detik dari Dani Pedrosa sebagai yang tercepat. 

Lorenzo bahkan kalah cepat dari Harfizh Syahrin, rookie asal Malaysia yang menggeber motor Monster Yamaha Tech 3, dengan catatan waktu 1 menit 31,537 detik. 

Lorenzo bahkan sudah beralih dari Desmosedici GP18 ke motor musim lalu, GP17, milik Danilo Petrucci, sebelum memutuskan kembali menggunakan motor termutakhirnya. Hasilnya, tak ada perubahan.

"Pada hari terakhir di Sepan, saya ada di posisi pertama dan di sini, saya di posisi ke-22. Namun, kami tak bisa mengambil ini sebagai sebuah kesimpulan karena semua pembalap berusaha membuat catatan waktu lap tercepat pada sesi pagi dan saya ketika itu malah memakai ban lama," kata Lorenzo.

"Kami jauh lebih baik daripada posisi ke-22 ini. Mungkin tak ada di posisi tiga terdepan, tapi kami juga tak di posisi tiga terbelakang. 

"Hari III dan I sangat sulit. Tak memberikan kepercayaan diri yang bagus, sangat jauh dari para pembalap terdepan. Jadi, itu sebabnya, di sebuah situasi yang sulit, kami memutuskan untuk menjajal motor lama lagi.

"Pentin menjajal lagi motor lama yang masih memiliki beberapa poin yang lebih baik daripada motor baru, tapi juga beberapa poin yang lebih buruk. Masalahnya adalah bahwa untuk Qatar akan sulit untuk menggabungkannya, tapi jiga saya harus memilih pada saat ini dan mengambil sebuah kesimpulan, saya rasa dengan motor baru kami punya potensi lebih besar.

"Kami harus bersabar mungkin di beberapa balapan pertama, berusaha meraih hasil terbaik yang kami bisa. Mungkin Qatar akan jauh lebih baik daripada di sini (Thailand) -- seperti kami di Sepang -- dan menunggu beberapa pencampuran sesegera mungkin demi menjadi lebih kompetitif."

(CS/Indra)

KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Suzuki Butuh Tim Satelit di 2019
08-Maret-2018
Vinales tak Siap Hadapi MotoGP 2018
07-Maret-2018
Rossi tak Akan Punya Tim MotoGP sebelum Pensiun
02-Maret-2018
Marquez Tambah 2 Tahun di Honda
27-Februari-2018
Pembalap Malaysia Resmi Dikontrak Yamaha Tech3
22-Februari-2018
Lorenzo tak Panik Meski di Posisi ke-22
19-Februari-2018
Tes MotoGP Thailand: Pedrosa Jadi Tercepat di Penutupan
18-Februari-2018
Rossi Khawatir di Ultah ke-39
17-Februari-2018
Ducati Bakal Pangkas Gaji Lorenzo
15-Februari-2018
MotoGP Pangkas Jumlah Lap demi TV
13-Februari-2018
Loading...
REKOMENDASI
PSG Tetap Bikin Neymar Bangga
07-Maret-2018
Setelah Porto, Liverpool Kini Konsentrasi ke Manchester
07-Maret-2018
PRE Europa League: Lazio vs Dinamo Kiev
07-Maret-2018